10 brand UMKM keren menurut popi novitasari

 

10 BRAND UMKM KEREN MENURUT POPI NOVITASARI

 

Banyak sekali brand atau produk yang ada di kota palembang dan sekitarnya. Akan tetapi kita di masa pendemi ini harus pintah dalam memilih produk-produk yang tentu aman untuk kita konsumsi.

Dan inilah 10 brand UMKM yang sangat keren menurut saya

 

1) PEMPEK TINCE(PONDOK TINCE)

 



Fb: PONDOK TINCE

 

PASCA reformasi akhir 1998 Tince Hartanu Owner Pempek Tince langsung bangkit dari gonjang-ganjing perekonomian dan membuka usaha.

Awalnya usaha yang digeluti yakni kue. Namun lama kelamaan usaha kue tidak lagi diteruskan dan diganti menjadi usaha pempek, kerupuk dan kemplang.

"Menggeluti bisnis pempek awalnya karena keluarga besar senang membuat pempek sehingga terpikir untuk menjual mengkomersilkan makanan ini," kata Tince Hartanu, Rabu (11/7/2018).

Terkenal dengan ciri khas ikan gabus, Tince membuat beragam varian pempek dengan bahan baku ikan gabus yang diolah menjadi pempek panggang, adaan, lenjer, kapal selam, pastel, pempek keriting.

20 tahun menggeluti usaha pempek membuat Tince sudah merasakan manis dan pahitnya berbisnis.

Pelanggannya pun silih berganti datang ke toko yang beralamat di Jalan Mayor Ruslan Tugu Mulyo No.2424 RT 035/009, 20 Ilir D.I, Ilir Timur I, Palembang tersebut.

Sukses dan tetap eksis hingga kini dikatakan Tince kuncinya adalah menjaga kualitas dan kepercayaan.

Jika kualitas produk yang dibuat terjaga maka pelanggan akan datang sendiri karena cerita yang terkenal dari mulut ke mulut sehingga tidak perlu lagi promo berlebihan.

Meski usaha pempeknya sudah terkenal dan naik kelas yang dulunya mulanya di pinggir jalan dan kini sudah menempati toko permanen tidak serta merta membuat Tince gelap mata melebarkan sayap.

Baginya bukan soal besar atau kecilnya usaha tapi konsistensi dan kepercayaan pelanggan adalah hal utama yang harus dijaga.


Sejak dulu hingga kini mulai dari bahan, cara membuat hingga penyajian dan pengepakan tidak ada yang berubah dari pempek Tince.

Ukuran pempek, takaran bahan, hingga resep dan pengolahannya tetap sama sehingga menyuguhkan cita rasa pempek yang khas dan beda dengan pempek lainnya serta selalu sama rasanya meski telah 20 tahun berlalu.

"Banyak yang tanya mengapa tidak ada di cabang lain, di kota lain atau melebarkan sayap, saya jawab karena saya bukan mengejar brand tapi kepercayaan karena jika banyak cabang kalau tidak bisa mengontrolnya dengan benar maka bukan untung yang didapat tapi justru kebangkrutan karena beda pengelolanya pasti akan berbeda rasa," ujarnya.

Tince mencontohkan kalau pempek lainnya yang sudah dikelola oleh anak, cucu atau keluarga dengan mengandalkan satu brand pastilah antara pembuatan pempek di satu gerai dengan gerai lainnya berbeda.

Beda ukuran, konsistensi rasa, kekentalan cuka hingga kualitasnya.

Selain cita rasa dan kualitas, Tince juga menjaga kepercayaan konsumen dengan tidak mengurangi jumlah pempek yang packing.

Jika pembeli membayar 10 ya harus tetap dibungkus 10 jangan malah dikurangi.

Apalagi jika pesanannya banyak ratusan bahkan ribuan hingga puluhan ribu malah jumlahnya dikurangi dengan anggapan konsumen tidak akan menghitung jumlahnya sehingga tidak tahu kalau jumlahnya dikurangi.

"Saya wanti-wanti pegawai saya kalau sampai pengemasan pempek kurang maka harus tanggung risikonya karena saya tidak pernah memerintahkan mengurangi jumlah pempek yang dipesan," tambah wanita paruh baya ini.

Soal rasa dan kualitas pun dikatakannya banyak pejabat negara yang akan makan di toko pempeknya sehingga petugas kesehatan dan keamanan kerap datang mendadak mengetes kandungan pempeknya dan baginya silakan saja mau dites kapan saja boleh karena dia memastikan semua kehigienisan dan pembuatannya tanpa pengawet.

"Waktu resepsi anak Pak SBY Agus dan Anisa Pohan pempek, model dan tekwan yang memasoknya dari Tince begitu juga acara kenegaraan lainnya."

Tahu sendiri bagaimana prosedur keamanan jamuan istana negara tapi lolos karena memang sesuai standar. Ini semua berkat kerja keras semua anggota keluarga sebab saya tidak bisa sejauh ini kalau tanpa dukungan keluarga," kata Tince Hartanu.(tnf)





2) MY BAKERY PALEMBANG





Ig : @mybakery_palembang



 

 

Sejak masih SMA, Maya Donna sudah belajar bisnis kuliner dengan membuat kue-kue tradisional. Berbekal pengalaman itu ia sukses mengembangkan usaha pembuatan roti. Meski terbilang sukses, ia tidak berpuas diri. Tahun depan, ia memutuskan melebarkan sayap usaha dengan menawarkan franchise.

Jiwa bisnis sudah tumbuh di dalam diri Maya Donna sejak masih remaja. Pemilik usaha My Bakery di Palembang ini mengaku telah memiliki semangat wirausaha sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Sejak SMA, dia sering membuat kue-kue tradisional. "Kue bikinan saya dijual ke kerabat dan saudara," kenang alumni jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya, Palembang ini.

Seiring perjalanan waktu, semangat wirausaha semakin kuat menancap di benak Maya. Saat kuliah, Maya beberapa kali mengikuti lomba kewirausahaan dan membuat beberapa business plan.

Lantaran suka membuat roti, ia selalu menjadikan business plan roti sebagai andalannya di setiap lomba. "Saya merasa memiliki chemistry dengan roti ketimbang produk lainnya," ujarnya, sembari tertawa.

Tahun 2008, ia akhirnya merealisasikan keinginannya menjadi pengusaha roti. Empat tahun berjalan, Maya kini sukses membesarkan usaha pembuatan roti dengan merek My Bakery tersebut.

Namun, sukses tersebut tidak membuatnya cepat berpuas diri. Tekadnya membesarkan usaha masih menggebu-gebu.

Ia telah menyiapkan sejumlah program ekspansi usaha. Di antaranya adalah menyiapkan ekspansi usaha waralaba (franchise) My Bakery mulai tahun depan.

Dia yakin waralaba My Bakery menarik minat calon mitra. Sebab, usahanya sudah berjalan selama lima tahun dan peluang bisnis roti di Sumatra masih besar.

Hitungan dia, biaya investasi waralaba My Bakery lebih dari Rp 300 juta. "Banyak kota di Sumatera masih minim pemain roti, khususnya di kelas menengah," katanya.

Maya akan mewaralabakan My Bakery dengan konsep modern bakery, yakni produksi dan penjualan dalam bawah satu atap. Alhasil, gerai rotinya nanti akan mirip dengan gerai roti ternama, seperti BreadTalk, J-Co, dan lainnya. "Tapi, saya tetap akan bermain di kelas menengah," jelasnya.

Saat ini, ia masih menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk menopang franchise My Bakery. Fokus pembenahan ini antara lain manajemen perusahaan serta membuat standard operating procedure (SOP) sebagai acuan menjalankan usaha.

Sebagai bahan perbandingan, Maya juga rajin menyambangi gerai roti yang menjadi kompetitornya. Dia ingin menambah referensi pengelolaan bisnis.

Selain mengintip dapur kompetitor, ia juga rajin melakukan inovasi produk agar konsumen tidak jenuh terhadap My Bakery. Sebulan, ia pasti mengeluarkan menu roti baru. Selain roti, belakangan Maya juga mulai memproduksi kue-kue tradisional melayu yang cocok untuk oleh-oleh.

 

3) Makan Asik di Warung Bakso Bang Ilham Di Kota Palembang!



Bakso! Hmm mendengar namanya saja sudah membuat kita tergiur, apalagi ketika cuaca sedang hujan begini pas banget untuk memakan semangkok bakso untuk menghangatkan tubuh dan penghilang lapar.
Salah satu destinasi kuliner bakso yang terkenal kelezatannya di Kota Palembang ialah Bakso Bang Ilham. Di tempat bakso ini, terkenal akan porsi baksonya yang besar-besar. Dengan porsi satu bakso besar ditambah satu buah tahu goreng, dua bakso kecil dan dituang dengan kuah yang khas. Yang dijamin kuah dari Bakso Bang Ilham ini lain dari pada yang lain. Dengan harga bekisar 20-35 ribu, harga tersebut menurut saya pas dengan porsi yang diberikan, dan tentunya mengenyangkan. yang menjadi favorit saya disini ialah bakso isi daging, cacahan daging di dalam bakso dan dimakan besama kuah humm udah enaknya tiada tanding
😀 . Bakso isi daging ini harganya 22 ribu rupiah saja. Dan untuk yang paling jumbo yaitu Bakso Red Devil dengan harga 35 ribu, terdiri daro satu bakso big size dan ditambah dengan mie putih atau kuning sesuai selera. Selain itu juga disana dijual juga es campur yang gak kalah enaknya dan tentunya kalau ada bakso tentu saja ada mie ayam yang setia menemani, yang pastinya juga enakkk bangettt. Disini juga tersedia Siomay yang siap menggoyang lidah.

Bakso Bang Ilham ini berlokasi di jalan pipa raja, Palembang. Jika masuk dari simpang angkatan 66 lampu merah, tinggal lurus saja,lalu belok kanan lurus saja. tempatnya si sebelah kiri jalan, tidak jauh dari Masjid Muslimin. Buka setiap Hari, dari jam 09.00-21.00 WIB

 

4) produk kopi  PT. Taman Delta Indonesia

; PT. Taman Delta Indonesia merupakan salah satu produsen kopi dan eksportir kopi yang sudah berpengalaman sejak tahun 1986.

 

Salah Satu Produsen Kopi Terbesar

PT. Taman delta indonesia  memproduksi kopi untuk berbagai kebutuhan baik untuk konsumen individual hingga untuk kebutuhan bisnis skala besar.

PT. Taman Delta Indonesia telah mengantongi sertifikasi tingkat nasional dan internasional, hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan kopi sebelum dikonsumsi.

 

 

Eksportir Kopi

PT. Taman Delta Indonesia merupakan salah satu eksportir kopi terkemuka yang sudah berpengalaman sejak tahun 1986.

Produk PT. Taman Delta indonesia

Kami menyediakan 30+ varian kopi yang siap dikonsumsi dengan harga terjangkau.

 



5)  Kedai Ice Cream Premium Nya.Nya

Kedai Ice Cream Premium Nya.Nya berdiri sejak 2017. Berlokasi di Jalan R.A. Abusamah, Kel. Sukabangun, Kec. Sukarami, Palembang. Selain disini, Kedai Ice Cream Premium Nya.Nya juga memiliki cabang di Kertapati dan Perumnas. Kedai Ice Cream Premium Nya.Nya menyediakan berbagai varian es krim, minuman juga cemilan.

GALERI



 


 

Kontak

TELEPON

  • 0815-3274-3274

Alamat

LIHAT RUTE

Jalan R.A. Abusamah
Suka Bangun
Sukarami
Sumatera Selatan 30151
Indonesia

 

 

6) Harumi Minuman Sehat Tanpa Pengawet dan Pemanis Buatan

    



RADAR PALEMBANG, Harumi juice menawarkan pilihan yang berbeda buat masyarakat pencinta minuman sehat dari buah segar. Harumi hadir untuk masyaramat di Bandara SMB II Palembang.

Harumi merupakan minuman dari buah-buahan yang dihadirkan Harumi berasal dari buah asli, tanpa gula dan pewarna.

“Minuman buah-buahan yang Harumi hadirkan benar-benar asli dari buah. Jadi tagline kita yummy, healthy and pretty,” ujar Owner Harumi, Emilia didampingi Elizabeth Chandra saat di booth Harumi yang ada di pintu keberangkatan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang,” Jumat (10/8).

 

Minuman buah-buahan yang dihadirkan di Harumi ada berbagai rasa seperti Matcha and Lemonade, Honey and Lemon (madu dan jeruk) , Watermelon (semangka), Coconut Water (air kelapa), Guava (Jambu), Dragonfruit (buah naga), dan lain-lain.

Minuman buah-buhan yang dihadirkan ini benar-benar tanpa gula karena memang dibuat dari buah aslinya seperti kalau jeruk ditambah madu. Lalu kalau semangka murni dari buah semangka tanpa tambahan apapun dan begitu juga air kelapa murni air kelapa.

Harga minuman buah-buahan ini mulai dari Rp 30 Ribu hingga Rp 45 Ribu. Hal tersebut wajar saja karena minuman buahnya dikemas dengan menarik menggunakan botol minuman berbentuk bulat seperti bola lampu, namun ini terbuat dari plastik sehingga aman. Lalau karena ini dibandra kemasan kantongnya juga lock and lock jadi aman saat dibawah kepesawat.

“Nah dalam rangka menyemarakan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, maka kami menghadirkan promo beli dua hanya Rp 50 Ribu. Harga ini khusus minuman yang berwarna merah dan putih yaitu semangka dan air kelapa,” jelasnya.

Sementara itu Elizabeth Chandra yang juga owner Harumi dan Uncle Tetsu menambahkan, sembari menikmati minuman jika Anda ingin menikmati makanan maka bisa juga order kue dengan bahan dasar keju yaitu Uncle Tetsu yang ada di sebal Harumi. Di sini ada cheese cake, cheese tart dan lain-lain.

“Untuk cheese cakenya ada diskon beli dua box diskon Rp 20 Ribu. Begitu juga untuk cheese tart nya beli dua box diskon Rp 20 Ribu,” beberya. (iam)

7) TOKO PALEMBANG CANTIK

Ini dia toko yang dimana menjual ukiran lemari yang sangat cantik tentunya hanya di toko palembang cantik, pastinya kita semua mau menghias rumah agar tampak semakin indah bukan? Nah pakai aja lemari dari toko palembang cantik

Ini dia alamat lengakapnya

Jalan Faqih Jalaludin no. 14
19 Ilir
Palembang
Sumatera Selatan 30131
Indonesia
 


 


 

 

8) TUJUH SAUDARA, BERKAH MELESTARIKAN RATU SEGALA KAIN

Indonesia memang kaya ragam adat, seni dan budaya. Salah satunya adalah kain tenun khas Palembang yang disebut kain songket. Tampilannya berkilau karena terbuat dari rangkaian benang sutera dan benang emas, teranyam dengan pola simetris yang sangat halus dan rumit. Teknik pembuatannya memerlukan kecermatan tinggi hingga diperlukan waktu 1 sampai 3 bulan untuk menyelesaikan selembar kain, menjadi alasan kenapa kain songket memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Bisa mencapai ratusan juta rupiah per lembarnya, apalagi jika usianya sudah cukup tua.



TUJUH SAUDARA, BERKAH MELESTARIKAN RATU SEGALA KAIN

Masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya sekitar abad 7 M banyak meninggalkan jejak budaya tak ternilai harganya di ibukota Sumatera Selatan yang terletak di tepian sungai Musi ini, diantaranya wastra (kain) yang begitu indah. Hingga kini kain songket yang dihias dengan teknik tenun lungsi tambahan, menjadi bukti kekayaan budaya peninggalan kerajaan Sriwijaya yang masih eksis, apalagi beberapa putra daerah memiliki kepedulian yang tinggi untuk melestarikannya.

Adalah H. Dungtjik, putra daerah Palembang, pensiunan Kepala Pemasaran PT Pupuk Sriwijaya (PUSRI) Palembang. Sejak masih aktif bekerja di PT PUSRI, dia berniat menjadikan kain songket sebagai sandaran hidup ketika memasuki usia pensiun, sekaligus melestarikan warisan budaya asli Palembang ini.

Songket memang bukan hal baru bagi pria 70 tahunan ini. Ibu mertuanya, Hj. Imaning Syukur, lebih dulu merintis usaha dengan menjual kain songket Palembang dari rumah ke rumah sejak tahun 1970. Usaha tersebut lalu diteruskan oleh istrinya, Hj. Romlah Dungtjik dengan membuka “showroom” di rumahnya, di kompleks perumahan PT PUSRI, Sukamaju, Palembang pada tahun 1990 dengan modal awal Rp30 juta hasil penjualan rumahnya ketika bertugas di Bandung. Kain songket yang diperjualbelikan pun semakin beragam baik dalam warna maupun motifnya sehingga konsumen mempunyai lebih banyak pilihan dan berbelanja pun terasa lebih nyaman. Karena turut melestarikan budaya peninggalan leluhur, pada tahun 1994, usaha kain songket H. Dungtjik pun mendapatkan perhatian dan binaan dari PT PUSRI melalui bantuan manajerial dan modal usaha sebesar Rp30 juta hingga pada akhirnya mampu berdiri sendiri. Bantuan ini pun berlanjut hingga kali ketiga.

Pemasaran dari mulut ke mulut rupanya memang cukup jitu. Dalam waktu relatif singkat, produk kain songket yang diberi nama Tujuh Saudara, sesuai jumlah anaknya tersebut mulai dikenal oleh berbagai kalangan. Dari tetangga, teman-teman kantor hingga pejabat di lingkungan kabupaten dan Gubernur Sumatera Selatan. Usahanya pun terus berkembang. Bukan hanya memberikan rejeki bagi Dungtjik beserta keluarga, tapi para pengrajin yang dirangkul Dungtjik pun merasakan berkah dari “Ratu Segala Kain” ini.

Kini lebih dari 100 pengrajin berbisnis bersama keluarga H. Dungtjik. Tiga buah rumah pun difungsikan sebagai mess, menampung 29 pengrajin batik yang didatangkan langsung dari Wiradesa, Pekalongan, 35 pengrajin tenun dan tenun ikat (Blongsong) dan 15 pengrajin kain jumputan Palembang. Rata-rata dari mereka adalah kaum muda putus sekolah yang dididiknya menjadi pengrajin. Untuk diversifikasi usaha sejak tahun 1991 kakek dari 17 cucu itu juga mengembangkan batik motif kuno khas Palembang, seperti Lokan, Kembang Bakung dan sebagainya. Seluruh bahan baku, mulai dari kain, lilin, benang hingga pewarna, masih didatangkannya dari Pekalongan. Tak hanya itu, dengan bahan baku dan motif serta pelatihan dari pihaknya, Dungtjik menampung kain songket Palembang hasil karya pengrajin yang berdomisili di 12 Ulu, 13 Ulu, 16 Ulu. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat, sebagian kain batik pun dipesannya dari para pengrajin di Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah. Harga batik, blongsong, bordir dan jumputan dibanderolnya sebesar Rp200 ribu ke atas sedangkan kain songket mulai Rp2 juta hingga Rp100 juta. Tergantung bahan, tingkat kesulitan pembuatannya, serta usia kain songket tersebut.

Bersama tujuh puterinya yang kini turut mengelola bisnis keluarga, Dungtjik rajin memperkenalkan kain songket, batik, bordir serta kain jumputan khas Palembang melalui pameran-pameran baik di dalam maupun di luar negeri, seperti Singapura, Korea Selatan, Malaysia, hingga Kanada. Pelanggannya pun tidak lagi terbatas dari Palembang dan sekitarnya, tapi juga dari berbagai wilayah seperti Jakarta dan beberapa kota di pulau Jawa, Sulawesi Selatan, P. Buton hingga Malaysia. Apalagi putri ke-enam-nya, Djamaliah Anggraini yang disapa Lia, Sarjana IT turut membantu pemasaran melalui online dengan membuka website dan jejaring sosial. Nama Tujuh Saudara pun semakin dikenal luas.C

Pada tahun 1998, pria yang kerap mendapatkan penghargaan upakarti karena kepeduliannya dalam pelestarian budaya warisan leluhur itu pun menggandeng BCA Palembang menjadi mitra usahanya melalui kredit modal kerja dan KPR dari BCA untuk mengembangkan usahanya.

Memasuki usia senja, H. Dungtjik dan istrinya tinggal memetik buah manis jerih payah mereka. Ke tujuh putrinya saling bahu membahu meneruskan usaha yang dirintis orang tuanya. Didukung oleh kemampuan manajerial, pengetahuan serta teknologi modern, generasi penerus ini selain berupaya melestarikan warisan budaya leluhur juga menciptakan terobosan-terobosan baru. Diantaranya di bidang pemasaran, alternatif cara pembayaran transaksi, modifikasi bahan dan motif serta menciptakan peluang pasar melalui produk fashion ready to wear menggunakan kain khas Palembang. Apalagi mengingat bahan baku kain songket yang semakin langka, harga yang mahal serta pengerjaannya yang memakan waktu lama. Sehingga kain songket dan batik khas Palembang, tidak hanya dikenakan pada saat tertentu saja, tetapi dikenakan di berbagai kesempatan dan semakin diterima oleh berbagai kalangan.

Untuk mempermudah transaksi, outlet Tujuh Saudara yang kini beralamat di Jl. Talang Kerangga No. 28 – 30 Ilir, Palembang juga memasang EDC BCA. Keputusan yang tepat, terbukti lebih dari 50% transaksi konsumennya menggunakan fasilitas Debit BCA maupun Kartu Kredit BCA, 30 % melalui internet banking (KlikBCA) dan sisanya, 20%, bertransaksi secara tunai. Bahkan untuk kepentingan transaksi saat mengikuti berbagai pameran handicraft, Tujuh Saudara mengandalkan EDC Mobile BCA.

 

9) FASHION ZARA

 



 Ingin tahu bagaimana caranya sampai ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang di Palembang, Indonesia? Moovit helps you membantumu menemukan cara teerbaik untuk sampai ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang dengan petunjuk langkah demi langkah dari stasiun transportasi umum terdekat.

Moovit menyediakan peta gratis dan panduan langsung untuk membantumu bepergian di kotamu. Melihat jadwal, rute, jadwal waktu dan mencari tahu berapa lama untuk sampai ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang secara langsung.

Mencari pemberhentian atau stasiun terdekat untuk ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang? Coba lihat daftar pemberhentian terdekat dari tujuan mu. Jl. Pom IX; Halte Hotel Aryaduta.

Kamu dapat sampai ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang dengan Bis atau Kereta. Ini adalah jalur dan rute yang memiliki pemberhentian terdekat -Bis: AMPERA - PERUMNASKOR. 7Kereta: LRT

Ingin melihat apakah ada rute lain yang dapat membawa mu lebih cepat ke tujuan? Moovit akan membantumu mencari rute dan waktu alternatif. Dapatkan arah dari dan arah ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang dengan mudah melalui Moovit app atau Situs Web.

Kami membuat perjalanan ke ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang mudah, alasan itu lah yang membuat jutaan 865 pengguna, termasuk pengguna di Palembang, percaya kepada Moovit sebagai app Transportasi Umum terbaik. Kamu tidak perlu mengunduh app untuk bis atau kereta secara terpisah, Moovit adalah app Transportasi Umum yang semua ada didalamnya akan membantumu mencari jadwal terbaik bis dan kereta.

Tempat wisata terdekat sekitar ZARA Platinum Branded, Jalan Sumpah Pemuda Ilir Barat I Palembang di Palembang

 

 

10) TOKO JHON

Toko Kosmetik




WA : 0853-8079-9800

Alamat toko: jl. Kolonel atmo no.493,17 ilir, kec.ilir tim, 1 kota palembang, sumatra selatan

Ini dia praduk kosmetik dari @jhonkosmetik dan kamu wajib cobaain yah

 

 

Komentar

  1. Bagus tulisannya Popi. Baiknya lebih orisinil menurut Popi. Nilai A.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiga tahun menjadi mahasiswa stisipol candradimuka

GOVERMENT RELATIONS